Berita Geografi Terbaru Hari Ini

Pengertian Dan Makna Geografi Secara Umum

11 Macam-macam Bencana Alam dan Penjelasannya yang Terjadi di Indonesia

11 Macam-macam Bencana Alam dan Penjelasannya yang Terjadi di Indonesia

Pada th. 2018, Indonesia mengalami beragam bencana alam. Mulai dari gempa di Lombok, tsunami di Palu, banjir dan longsor di Sumatera, gunung meletus di beberapa lokasi dan juga masih banyak yang lainnya. Munculnya macam-macam bencana alam ini merupakan perihal yang wajar karena, secara geografis Indonesia dilewati oleh cincin api Pasifik dan sabuk Alpide. Indonesia berdiri di atas pertemuan lempeng-lempeng tektonik.
Bandar Taruhan
Lempeng-lempeng itu tersedia diatas lapisan cair, panas, dan plastis(astenosfer) yang mampu bergerak secara tidak beraturan. Pergerakan berikut juga mampu memicu tabrakan pada dua lempeng dan salah satu lempeng itu akan menusuk anggota bawah lempeng yang lain agar mengakibatkan gempa.

Daerah yang rawan gempa bumi tsunami dan juga rawan letusan gunung api berjalan di selama “Ring of Fire” menjadi dari Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, hingga Maluku. Akibat pergerakan lempeng ini memicu lokasi Indonesia nyaris tiap tiap th. selalu terkena bencana gempa bumi. Adanya macam-macam bencana alam seperti longsor, gunung meletus, banjir, tsunami menjadi penting untuk paham macam-macam bencana alam dan penjelasannya. Dengan paham macam-macam bencana alam anda mampu mengantisipasi bencana alam yang barangkali akan berjalan di Indonesia.

Nah, berikut ini Liputan6.com rangkum dari beragam sumber, macam-macam bencana alam dan penjelasannya, Senin (14/1/2019)

1. Gempa bumi

Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang berjalan di permukaan bumi yang disebabkan oleh tumbukan antar lempeng bumi, patahan aktif, akitivitas gunung api atau runtuhan batuan.

Gempa bumi aceh terhadap 26 Desember 2004 yang memakan banyak korban jiwa. Gempa berkekuatan 9,1 hingga 9,3 Skala Richter dari basic laut sebelah Barat Aceh, setelahnya diikuti dengan tsunami yang memporak-pondakan Aceh dan sekitarnya.

2. Letusan gunung api

Letusan gunung api merupakan anggota dari kegiatan vulkanik yang dikenal dengan arti “erupsi”. Bahaya letusan gunung api mampu berupa awan panas, lontaran material (pijar), hujan abu lebat, lava, gas racun, tsunami dan banjir lahar.

Letusan Merapi 2010 adalah rangkaian moment gunung berapi yang berjalan di Indonesia. Pada akhir September 2010 silam, Gunung Merapi di Yogyakarta menjadi melakukan kegiatan seismik dan memicu letusan gunung berapi terhadap tanggal 26 Oktober 2010. Akibat letusan berikut sedikitnya 353 orang tewas, juga Mbah Maridjan.

3. Tsunami

Tsunami berasal dari bahasa Jepang yang bermakna gelombang ombak lautan (“tsu” bermakna lautan, “nami” bermakna gelombang ombak). Tsunami adalah serangkaian gelombang ombak laut raksasa yang timbul gara-gara terdapatnya pergeseran di basic laut akibat gempa bumi.

Tsunami yang berjalan terhadap bulan September ini menjadi bencana alam yang terlampau mematikan yang menelan korban jiwa sebanyak 2.100 orang meninggal, dan ribuan bangunan udah rusak lebih-lebih hancur.

Pada tanggal 22 Desember 2018, berjalan moment tsunami yang disebabkan oleh letusan Anak Krakatau di Selat Sunda dan menghantam area pesisir Banten dan Lampung, Indonesia.

4. Tanah longsor

Tanah longsor merupakan salah satu style gerakan massa tanah atau batuan, ataupun percampuran keduanya, menuruni atau muncul lereng akibat terganggunya kestabilan tanah atau batuan penyusun lereng.

Pada tanggal 31 Desember 2018 lantas berjalan longsor di Kampung Cigarehong, Dusun Cimapag, yang berada di Sirnaresmi, Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat

5. Banjir

Banjir adalah moment atau suasana di mana terendamnya suatu area atau daratan gara-gara volume air yang meningkat.

Waduh, jika banjir pasti udah terhadap paham kan? DKI Jakarta merupakan salah satu kota yang menjadi langganan banjir nyaris tiap tiap tahunnya.

6. Banjir bandang

Banjir bandang adalah banjir yang berkunjung secara tiba-tiba dengan debit air yang besar yang disebabkan terbendungnya aliran sungai terhadap rangkaian sungai.

Banjir bandang setinggi dua meter menerjang Desa Dungaliyo, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo terhadap 9 Oktober 2018.

7. Kekeringan

Kekeringan adalah ketersediaan air yang jauh di bawah keperluan air untuk keperluan hidup, pertanian, kegiatan ekonomi dan lingkungan. Adapun yang dimaksud kekeringan di bidang pertanian adalah kekeringan yang berjalan di lahan pertanian yang tersedia tanaman (padi, jagung, kedelai dan lain-lain) yang tengah dibudidayakan.

Berdasarkan knowledge Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 6 Agustus 2018, sejumlah kabupaten/kota di 8 provinsi mengalami kekeringan di Indonesia Yaitu Jawa Tengah, Jawa Barat, NTB,Jawa Timur, DIY, Banten, NTT, Lampung.

8. Kebakaran hutan

Kebakaran hutan dan lahan adalah suatu suasana di mana hutan dan lahan dilanda api, agar memicu kerusakan hutan dan lahan yang mengakibatkan kerugian ekonomis dan atau nilai lingkungan. Kebakaran hutan dan lahan seringkali memicu bencana asap yang mampu mengganggu kegiatan dan kebugaran masyarakat sekitar.

Pada Januari 2018, tersedia kurang lebih 5.776,46 hektare hutan dan lahan yang terbakar di semua Riau.

9. Angin puting beliung

Angin putting beliung adalah angin kencang yang berkunjung secara tiba-tiba, mempunyai pusat, bergerak melingkar menyerupai spiral dengan kecepatan 40-50 km/jam hingga menyentuh permukaan bumi dan akan hilang di dalam kala singkat (3-5 menit).

Pada 30 Desember 2018 sebanyak 165 rumah rusak akibat angin puting beliung yang menerjang Desa Panguragan Kulon, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

10. Gelombang pasang atau badai

Gelombang pasang adalah gelombang tinggi yang ditimbulkan gara-gara pengaruh terjadinya siklon tropis di kurang lebih lokasi Indonesia dan berpotensi kuat mengakibatkan bencana alam. Indonesia bukan area lintasan siklon tropis tapi keberadaan siklon tropis akan menambahkan pengaruh kuat terjadinya angin kencang, gelombang tinggi disertai hujan deras.

Badai tropis cempaka dulu berjalan terhadap th. 2017. Wilayah yang berpotensi terkena pengaruh badai tropis Cempaka adalah lokasi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta dan Jawa Timur.

11. Abrasi

Abrasi adalah sistem pengikisan pantai oleh tenaga gelombang laut dan arus laut yang berupa merusak. Abrasi biasanya disebut juga erosi pantai. Kerusakan garis pantai akibat abrasi ini dipicu oleh terganggunya keseimbangan alam area pantai tersebut. Walaupun abrasi mampu disebabkan oleh gejala alami, tapi manusia kerap disebut sebagai penyebab utama abrasi.

Kunjungi Juga : Portal Berita Online Terbaru

Semoga berfaedah dan mampu menjadi referensi ilmu di dalam paham apa macam-macam bencana alam yang kerap melanda Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *