Berita Geografi Terbaru Hari Ini

Pengertian Dan Makna Geografi Secara Umum

Asal-Usul Emas Yang Ada di Bumia

Asal-Usul Emas Yang Ada di Bumia – Hari ini topik mengenai turunnya harga emas Antam jadi hangat diperbincangkan. Berdasarkan penelusuran National Geographic Indonesia melalui Google Trends, lebih berasal dari 5.000 pencarian informasi mengenai emas Antam dilaksanakan oleh orang Indonesia.

Asal-Usul Emas Yang Ada di Bumia

Melansir Kontan.co.id, pecahan satu gram emas Antam berada pada harga Rp657.000. Bila dibandingkan bersama dengan kemarin, harga emas Antam mengalami penurunan sebesar Rp3.000. Harga pembelian kembali pun mengalami penurunan sebesar Rp4.000, bersama dengan harga Rp578.000 per gram.

Membesarnya informasi ini karena menyangkut bersama dengan banyaknya orang yang membeli emas sebagai produk investasi ataupun sekadar perhiasan. Bukan tanpa alasan, gengsi terhitung sanggup terdongkrak oleh logam mulia yang tidak banyak ditemukan di Bumi ini. Bahkan—sejauh ini—juga jarang ditemukan di planet lain.

Tidak layaknya karbon atau besi, emas tidak sanggup diproduksi oleh sebuah bintang. Namun emas cuma sanggup dihasilkan berasal dari sebuah fenomena dahsyat, yang disebut bersama dengan short gamma-ray burst (GRB).

Para peneliti pun lantas laksanakan pengamatan pada pada GRB. Hasilnya, mereka mendapatkan bukti-bukti bahwa perihal itu merupakan akibat berasal dari tabrakan antara dua bintang neutron, atau inti bintang mati yang sebelumnya meledak sebagai supernova.

Selain itu, kilauan unik yang tetap muncul selama berhari-hari di lokasi terjadinya GRB, berpotensi berarti ada penciptaan elemen berat, terhitung emas, didalam jumlah yang besar.

“Kami perkirakan bahwa jumlah emas yang diproduksi dan dilontarkan selagi moment tersebut serupa besarnya bersama dengan 10 kali lipat massa Bulan. Sangat banyak,” ungkap Edo Berger, peneliti Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics (CfA) yang telah memaparkan temuannya tersebut pada publik di CfA Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat.

GRB merupakan sebuah pancaran cahaya berenergi tinggi (sinar gamma) berasal dari ledakan yang amat berenergi. GRB umumnya berlangsung di alam semesta yang berjarak jauh berasal dari tata surya. GRB yang diteliti oleh para peneliti ini lebih-lebih berjarak 3,9 miliar th. cahaya berasal dari Bumi. Meski demikian, ini merupakan salah satu GRB yang terdekat yang pernah tercatat selama sejarah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *