Berita Geografi Terbaru Hari Ini

Pengertian Dan Makna Geografi Secara Umum

Akhir minggu ini, Minggu( 21 atau 6 atau 2020), hendak terjalin kejadian alam berbentuk Eklips Mentari Cincin( GMC). Bagi Tubuh Meteorologi, Ilmu cuaca, serta Geofisika( BMKG), Eklips Mentari merupakan insiden terhalangnya sinar Mentari oleh Bulan alhasil tidak seluruhnya hingga ke Dunia.

Sedangkan itu, dalam halaman resminya, BMKG menarangkan, GMC terjalin kala Mentari, Bulan, serta Dunia pas sealiran serta pada dikala itu cakram Bulan yang teramati dari Dunia lebih kecil dari cakram Mentari.

“ Akhirnya, dikala pucuk eklips terjalin, Mentari hendak nampak semacam cincin, ialah hitam di bagian tengahnya serta jelas di bagian pinggirnya,” catat BMKG, diambil pada Kamis( 18 atau 6 atau 2020).

Area yang terlampaui rute cincin pada GMC minggu ini merupakan Kongo, Sudan Selatan, Ethiopia, Yaman, Oman, Pakistan, India, Tiongkok, serta Samudera Pasifik.

GMC pula bisa dicermati di sedikit Afrika bagian Utara serta Timur, Asia( tercantum Indonesia), Samudra India, beberapa negeri Eropa, Australia bagian Utara, serta Samudera Pasifik, berbentuk Eklips Mentari Beberapa.

Di Indonesia, GMC hendak melampaui 432 pusat kota serta kabupaten di 31 provinsi, tetapi berbentuk Eklips Mentari Beberapa, dengan magnitudo terentang antara 0, 000 di Kepanjen, Jawa Timur hingga dengan 0, 522 di Melonguane, Sulawesi Utara.

Ada pula di 83 pusat kota yang lain, ialah 2 kota di Bengkulu, 7 kota di Lampung, 10 kota Jawa Tengah, serta 7 kota di Jawa Timur, dan seluruh kota di Jawa Barat( lain Indramayu), Banten, DKI Jakarta, serta DI Yogyakarta, tidak hendak dilewati eklips ini, sebab angka magnitudo gerhananya kurang dari 0.

Tidak cuma itu, bagi observasi BMKG, 7 kota di Papua pula tidak bisa mencermati pucuk eklips serta kontak akhir, mengenang dikala kedua tahap ini terjalin Mentari di situ telah terbenam.

“ Pengamat yang terletak di antara garis oranye serta ungu( Denah jalan Eklips Mentari Cincin 21 Juni 2020 di Indonesia), ialah di 50 kota yang terhambur di Papua, Papua Barat, serta beberapa besar Maluku tidak hendak mencermati kontak akhir,” nyata BMKG.

Di Indonesia, lanjut BMKG, durasi mulai eklips sangat dini merupakan di Sabang, Aceh, yang terjalin pada jam 13. 16. 00, 5 Wib. Sedangkan kota yang durasi mulai gerhananya sangat akhir merupakan di Kepanjen, Jawa Timur, ialah jam 15. 19. 49, 3 Wib.

Begitu pula durasi Pucuk Eklips yang hendak terjalin berbeda- beda di tiap wilayah. Wilayah di Indonesia yang hendak hadapi durasi dikala pucuk eklips sangat dini merupakan kota Sabang, Aceh, yang terjalin pada jam 14. 34. 52, 4 Wib. Kemudian kota yang hendak hadapi durasi pucuk sangat akhir merupakan Agats, Papua, ialah jam 17. 37. 26, 3 Waktu indonesia timur(WIT).

“ Ada pula durasi Kontak Akhir sangat dini hendak terjalin di Tais, Bengkulu yang terjalin pada jam 15. 06. 39, 8 Wib serta durasi Kontak Akhir sangat akhir hendak terjalin di Melonguane, Sulawesi Utara, pada jam 17. 31. 44, 9 Waktu indonesia tengah(WITA),” tutur BMKG.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *