Berita Geografi Terbaru Hari Ini

Pengertian Dan Makna Geografi Secara Umum

Es di Antartika Ini Berubah Jadi Hijau – Gambar yang didapat oleh Operational Land Imager( OLI) yang bekerja pada Satelit Landsat 8, menunjukkan gumpalan es besar bercorak hijau terapung di Laut Ross, Antartika. Apa sesungguhnya yang menimbulkan es itu nampak hijau?

Diambil dari Daily Mail, Senin( 13 atau 3 atau 2017), corak hijau es itu diakibatkan oleh fitoplankton yang ada di dataran air. Perihal itu dikatakan oleh akademikus es dari Antarctic Climate and Ecosystems Cooperative Research Center Australia, Dokter. Jan Lieser.

Fitoplankton yang pula diucap dengan mikroalga, ialah belukar laut mikroskopik yang membendung di dataran laut yang sedang tertembus cahaya Mentari.

Mereka seragam dengan tumbuhan bumi serta memiliki klorofil, alhasil menginginkan cahaya Mentari buat bertahan hidup serta berkembang.

Fitoplankton berkembang produktif di perairan dekat Antartika sepanjang masa semi serta panas, di mana dataran es menyambut lebih banyak cahaya Mentari. Tetapi bagi periset, fitoplankton pula bisa berkembang dikala masa gugur dengan situasi khusus.

Tadinya, Lieser serta rekannya sudah mencermati kejadian seurpa pada 2012 di Princess Astrid Coast, Antartika Timur. Kejadian bertumbuhnya fitoplankton kembali terjalin pada 2015 serta 2017, persisnya di Terra Nova Bay.

Faktor- faktor yang bisa pengaruhi perkembangan plankton dalam jumlah besar alhasil bisa nampak dari angkasa luar di antara lain merupakan, situasi es, angin, cahaya Mentari, ketersediaan hara, serta pemangsa.

Pada dini 2017, tidak banyak es yang berhenti ke tepi laut. Perihal itu diprediksi menolong perkembangan” bibit” fitoplankton.

Fitoplankton ialah faktor berarti untuk ilmu lingkungan Samudra Selatan, sebab mereka merupakan santapan untuk zooplankton, ikna, paus, serta genus laut yang lain.

Dikala ini, para periset sedang belum percaya kenapa fitoplankton berkembang produktif pada masa gugur.

” Apakah mekarnya fitoplankton pada akhir masa sediakan situasi pembenihan buat kembali berkembang produktif pada masa semi?” ucap Lieser.

Para periset bisa menekuni lebih banyak mengenai kejadian itu pada April 2017 kelak, ialah dikala ada penjelajahan lain yang dijadwalkan mendatangi wilayah di Antartika itu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *