Berita Geografi Terbaru Hari Ini

Pengertian Dan Makna Geografi Secara Umum

Penjelasan Tentang Pengindraan Jauh Dan Cara Kerjanya

Teknologi penginderaan jauh atau seringkali dikenal dengan inderaja merupakan alat yang ampuh dalam menganalisis wilayah yang luas dan seringkali sukar untuk dibuka (remote area).

Penjelasan Tentang Pengindraan Jauh Dan Cara Kerjanya

Teknologi penginderaan jauh seringkali dipadukan dengan Sistem Informasi Geografis (SIG) supaya menciptakan Info yang sangat bermanfaat.Taruhan Bola Inderaja ini kebanyakan digunakan oleh sektor kehutanan, geologi, kelautan, geografi, pengembangan wilayah, dan lain-lain dengan target yang berbeda-beda.

Berbagai perihal yang mutlak berkenaan penginderaan jauh dijelaskan secara taruhan bola lengkap dalam artikel ini. Poin-poin mutlak yang dapat dibahas adalah sebagai berikut:

1. Pengertian Penginderaan Jauh
2. Prinsip Kerja Inderaja
3. Komponen Penginderaan Jauh
4. Kelebihan dan Kekurangan Penginderaan Jauh
5. Jenis-Jenis Citra
6. kegunaan Penginderaan Jauh di Berbagai Bidang

1. Pengertian Penginderaan Jauh
Menurut Lillesand dan Kiefer (2004) dalam Purwadhi et al. (2015), penginderaan jauh atau inderaja adalah pengetahuan dan seni untuk memperoleh Info dari suatu objek, daerah, atau fenomena (geofisik) melalui analisis data, di mana dalam memperoleh information ini tidak secara kontak langsung dengan objek, daerah, atau fenomena yang dikaji.

Data yang didapatkan ini kebanyakan dalam bentuk citra satelit yang lantas diolah sesuai dengan kebutuhan sampai pada akhirnya tercipta Info yang diinginkan.

2. Prinsip Kerja Inderaja
Penginderaan jauh di awali pada pas proses perekaman objek yang ada di permukaan bumi. Tenaga yang digunakan dalam penginderaan jauh adalah tenaga penghubung yang mempunyai information berkenaan objek ke sensor berupa bunyi, kekuatan magnetik, jenis berat, atau elektromagnetik. Namun, dalam inderaja hanya kekuatan atau tenaga yang berupa elektromagnetik saja yang sanggup digunakan.

Tenaga elektromagnetik pada proses pasif adalah cahaya matahari. Cahaya matahari yang berkenaan objek di permukaan bumi lantas sebagian diserap dan sebagian dipancarkan ulang oleh objek tersebut supaya sensor sanggup menangkap gelombang elektromagnetik yang berasal dari objek-objek yang berada di permukaan bumi.

Sensor yang digunakan untuk menangkap gelombang elektromagnetik sanggup dipasang pada satelit ataupun pada pesawat terbang (biasanya mengfungsikan pesawat drone). Setelah sensor menangkap gelombang elektromagnetik lantas sensor merubahnya jadi sinyal-sinyak digital yang pada akhirnya tersimpan dalam area penyimpanan sensor.

2.1 Arah Orbit Satelit
Satelit merupakan wahana yang sering digunakan untuk memperoleh suatu citra. Satelit yang berisikan sensor inderaja ini punya arah orbit yang unik dan disesuaikan dengan kebutuhan information yang dapat dikaji. Berdasarkan arah orbitnya, orbit satelit dibedakan jadi dua jenis, yaitu orbit polar dan orbit stasioner.

Orbit polar mengorbit secara vertikal dan nyaris mendekati bidang utara – selatan. Sudut inklinasi yang dibentuk dari arah orbit ini lebih kurang 8 – 9 derajat saja. Biasanya ketinggian satelit ini berkisar antara 600 – 1 000 km. Arah orbit ini kebanyakan diatur supaya memotong ekuator pada pas yang tetap, perihal ini terhitung seringkali disebut dengan orbit sinkron matahari (sun synchronous orbit).

Jenis orbit yang lainnya adalah orbit geostationer. Orbit ini biasa disebut terhitung orbit sinkron bumi (geo-synchronous orbit). Satelit dengan arah orbit ini kebanyakan berada pada ketinggian 36 000 km dan biasa digunakan untuk keperluan penginderaan jauh lingkungan, cuaca, dan komunikasi.

Satelit dengan jenis orbit ini pun punya kecepatan yang serupa dengan gerak rotasi bumi supaya seolah-olah berada di suatu area dan tidak berubah posisi. Jenis satelit ini sanggup menangkap gelombang di area yang serupa dalam pas yang berbeda-beda (resolusi temporal).

3. Komponen Penginderaan Jauh
Dalam penginderaan jauh dikenal beragam komponen supaya teknologi ini sanggup digunakan. Komponen dalam inderaja di antaranya adalah sumber tenaga, atmosfer, hubungan antara tenaga dengan objek di permukaan bumi, sensor, proses pengolahan data, dan beragam pemanfaatan data.

3.1 Sumber Tenaga
Dalam mekanisme perekaman objek yang berada di bumi, sensor membutuhkan kekuatan untuk sanggup mengetahui objek tersebut. Sumber tenaga dalam penginderaan jauh dibedakan jadi dua macam, yaitu sumber tenaga alam dan sumber tenaga buatan. Sumber tenaga alam di bumi adalah matahari, sumber tenaga alam ini dipakai dalam proses pasif. Sumber tenaga buatan digunakan dalam penginderaan jauh proses aktif, layaknya radar maupun lidar.

Sumber tenaga alam utama di bumi adalah cahaya matahari, tapi tidak seluruh tenaga radiasi elektromagnetik dari matahari sanggup digunakan dalam penginderaan jauh. Radiasi matahari yang digunakan dalam perekaman information penginderaan jauh tergantung pada panjang gelombang elektromagnetiknya.

Radiasi matahari yang jatuh ke bumi sebagian dapat diserap dan sebagian dapat dipantulkan. Sensor penginderaan jauh yang terdapat pada wahana satelit hanya sanggup menerima gelombang elektromagnetik hasil dari pantulan radiasi matahari oleh objek yang berada di bumi supaya proses penginderaan jauh ini disebut proses pasif.

Radiasi matahari pun tidak seluruh spektrum gelombangnya capai permukaan bumi supaya gelombang elektromagnetik yang dipantulkannya pun tidak merata.

Bagian spektrum pantulan radiasi matahari yang digunakan adalah gelombang terlihat dan perluasannya (ultraviolet, biru, hijau, merah, dan infra merah dekat) yang punya panjang gelombang 0.3 – 1.3 mikrometer, panjang gelombang inframerah termal (3 – 5 mikrometer dan 8 – 14 mikrometer), serta panjang gelombang mikro (0.1 – 100 cm).

Panjang gelombang terlihat dan perluasannya merupakan hasil reflektansi objek permukaan bumi. Panjang gelombang ini sanggup dimanfaatkan untuk menganalisis situasi permukaan bumi secara visual.

Perekaman yang mengfungsikan panjang gelombang termal sanggup digunakan untuk paham perbedaan pancaran suhu objek permukaan bumi.

Perekaman information mengfungsikan panjang gelombang mikro sanggup mengfungsikan dua proses perekaman, yaitu dengan mengfungsikan proses pasif dan proses aktif.

3.2 Sensor dan Wahana

Sensor adalah alat yang digunakan untuk merekam information gelombang elektromagnetik hasil pantulan dari permukaan bumi. Sensor ini sanggup dipasang pada beragam macam wahana, layaknya pesawat udara, satelit, roket, balon stratosfer, atau balon kaptif.

Sensor dan wahana punya karakteristik yang tidak sama dengan sensor dan wahana lainnya. Karakteristik dari sensor dan wahana dibedakan jadi karakteristik spasial, lebar sapuan, karakteristik spektral, resolusi temporal, dan resolusi radiometrik.

Dalam artikel ini tidak dapat dibahas lebih dalam berkenaan karakteristik sensor dan wahana, untuk memperoleh Info tersebut anda sanggup mengakses artikel “Resolusi Citra Digital”.

Seiring dengan pertumbuhan teknologi penginderaan jauh, beragam resolusi sensor jadi meningkat supaya information yang didapatkan lebih akurat dan lebih detail. Meskipun demikian, information yang dihasilkan sensor dapat jadi Info yang berguna jika pengguna sanggup paham komitmen kerja sensor, paham cara interpretasi citra yang benar, dan paham cara menggunakannya secara tepat.

3.3 Interaksi Tenaga dan Objek
Interaksi tenaga dan objek (permukaan bumi) mesti dipelajari supaya Info yang diinterpretasikan tidak bias lebih-lebih salah. Kajian hubungan antara tenaga dan objek ini jadi mutlak karena ada peran atmosfer yang seringkali menghalangi bagian dari spektrum elektromagnetik yang sanggup digunakan dalam inderaja.

Hambatan yang terjadi di atmosfer adalah hamburan pada spektrum cahaya terlihat dan serapan pada spektrum cahaya inframerah. Hamburan sendiri adalah sebaran radiasi matahari oleh partikel-partikel yang ada di atmosfer.

Hamburan yang ada di atmosfer dan sanggup mengganggu proses penginderaan jauh adalah hamburan rayleigh, hamburan mie, dan hamburan non-selektif.

Hamburan Rayleigh terjadi pada pas cuaca cerah dan panjang gelombang pendek dapat lebih kuat terkena efek hamburan Rayleigh ini karena tenaga radiasi matahari berinteraksi dengan partikel-partikel kecil yang ukurannya jauh lebih kecil dari panjang gelombang yang dilalui. Atas ada masalah hamburan ini, citra digital mesti dikoreksi atmosfer lebih-lebih dahulu.

Hamburan mie pengaruhi panjang gelombang yang panjang. Hamburan mie ini terjadi akibat partikel-partikel lebih besar dari panjang gelombang yang dipancarkan oleh matahari. Contoh partikel yang mengakibatkan hamburan mie ini adalah uap air dan debu. Hamburan mie ini sendiri sangat berpengaruh pada pas situasi cuaca agak gelap.

Hamburan non-selektif terjadi jika gelombang menabrak suatu partikel yang ukuran diameternya jauh lebih besar dibandingkan dengan panjang gelombang itu sendiri. Hamburan ini berpengaruh pada seluruh spektrum panjang gelombang, cahaya terlihat maupun perluasannya. Hal ini pulalah yang mengakibatkan awan dan kabut terlihat berwarna putih pada seluruh panjang gelombang.

Serapan atmosfer merupakan moment yang berkebalikan dengan hamburan. Serapan atmosfer mengakibatkan hilangnya tenaga pada spektrum cahaya tertentu. Penyerapan radiasi matahari ini paling efisien diserap oleh uap air, karbon dioksida, dan ozon.

Besarnya efek partikel pada terserapnya gelombang tergantung pada manfaat panjang gelombang elektromagnetik sesuai dengan kisaran (range) spektral yang terdapat pada jendela atmosfer. Oleh karena itu, dalam pembuatan sensor inderaja mesti mencermati hal-hal berikut:

Kepekaan spektral sensor
Keberadaan spektral pada jendela atmosfer
Sumber tenaga atau besarnya tenaga yang ada pada kisaran (range) spektral pada jendela atmosfer
Berdasarkan perihal ini penentuan kisaran (range) spektral pada sensor mesti didasarkan pada cara bagaimana tenaga berinteraksi dengan objek permukaan bumi yang diindera.

Suatu benda disaat menerima gelombang dapat dipantulkan, diserap, dan diteruskan dengan tenaga yang berbeda-beda, tergantung pada objek yang dikenai oleh gelombang. Berdasarkan perihal ini, suatu benda yang tidak sanggup terlihat pada spektral spesifik dapat sanggup terlihat pada kisaran spektral lainnya.

3.4 Atmosfer
Atmosfer merupakan bagian dari bumi yang berisikan udara. Senyawa kimia yang terdapat di atmosfer ini di antaranya adalah oksigen, karbon dioksida, nitrogen, hidrogen, dan helium. Sama layaknya pembahasan pada sub bab hubungan tenaga dan objek, senyawa-senyawa tersebut punya peran dalam menerima, menyerap, meneruskan, dan memantulkan gelombang.

Dalam atmosfer terhitung dikenal dengan ada jendela atmosfer, jendela atmosfer ini adalah bagian dari atmosfer yang sanggup meloloskan gelombang elektromagnetik pada spektral-spektral tertentu.

3.5 Perolehan Data
Data yang diperolah dalam melaksanakan penginderaan jauh sanggup berupa information manual maupun information numerik. Data manual adalah information hasil dari interpretasi citra (biasanya foto udara) dengan mengfungsikan stereoskop (alat untuk menyaksikan kesan tiga dimensi pada foto udara). Data numerik (digital) diperoleh melalui pemanfaatan software spesifik untuk inderaja. Software yang biasa digunakan di antaranya adalah Erdas Imagine dan Envi.

3.6 Pengguna Data
Pengguna merupakan komponen akhir yang mutlak dalam proses inderaja. Pengguna inderaja ini sanggup perseorangan ataupun suatu lembaga. Apabila tidak ada pengguna maka Info yang didapatkan tidak ada gunanya.

Berikut adalah sebagian lembaga yang seringkali jadi pengguna dalam proses penginderaan jauh:

Bidang kehutanan
Bidang militer
Bidang kependudukan
Bidang pemetaan
Bidang meteorologi dan klimatologi

4. Kelebihan dan Kekurangan Penginderaan Jauh
Setelah dijelaskan panjang lebar berkenaan inderaja, tentu saja anda telah sanggup menebak apa-apa saja kekurangan dan kelebihan dari penginderaan jauh itu sendiri.

Secara sederhana tersebut adalah beragam kelemahan dalam proses inderaja:

Penginderaan jauh mesti dilaksanakan oleh seseorang yang ahli di bidang ini karena tidak seluruh orang sanggup melakukannya
Peralatan yang digunakan mahal karena wahana yang digunakan sanggup berupa pesawat fix wing, drone, atau satelit
Tidak seluruh citra sanggup didapatkan dengan mudah, sebagian citra digital berupa berbayar dan tidak dipublikasikan untuk lazim (biasanya citra digital beresolusi spasial tinggi)
Berikut adalah beragam keunggulan dari penginderaan jauh:

Dapat menganalisis suatu wilayah yang luas dalam pas singkat
Menggambarkan kontur dari permukaan bumi secara akurat
Foto udara yang berupa dua dimensi sanggup diamati secara tiga dimensi dengan mengfungsikan stereoskop
Beberapa citra digital sanggup diunduh secara gratis (misalnya Landsat 8)
Mengukur beragam dimensi hutan (misalnya diameter tajuk, biomassa, luas tutupan lahan hutan, dll)
Mudahnya menginterpretasikan citra digital dengan mengfungsikan aplikasi komputer, layaknya Erdas Imagine atau Envi

5. Jenis-Jenis Citra
Citra sanggup berupa citra digital ataupun citra konvensional. Namun pas ini, citra digital lebih tenar mengingat jadi majunya teknologi yang ada.

Berdasarkan cara pengambilan citra, citra dibedakan jadi citra yang diambil dari atmosfer dan citra yang diambil dari luar atmosfer.

Berikut adalah contoh-contoh satelit penghasil citra digital:

Satelit Landsat
Satelit SPOT
Satelit IKONOS
Satelit Terra Aster
Satelit Quickbird
Satelit Resourcesat-1 (IRS-P6)
Satelit ALOS
Satelit Worldview
Satelit NOAA
Satelit HCMM
Satelit GMS/ Satelit HIMAWARI
Satelit Terra-Aqua MODIS
Satelit JERS-1
Satelit ERS-SAR
Satelit GeoEye
Satelit Pleiades

6. kegunaan Penginderaan Jauh di Berbagai Bidang
Interpretasi citra penginderaan jauh sanggup dilaksanakan oleh siapa saja, tapi hanya sebagian sektor saja yang seringkali mengfungsikan penginderaan jauh ini. Pemanfaatan inderaja ini mutlak karena Info sanggup didapatkan meski tanpa ada pengukuran langsung di lapangan secara menyeluruh.

Berikut adalah sebagian manfaat penginderaan jauh di beragam bidang:

6.1 Kehutanan
Bidang kehutanan sangat membutuhkan teknologi penginderaan jauh. Sektor kehutanan di Indonesia pas ini punya keseluruhan luas kawasan hutan lebih dari 60% dari seluruh daratan yang ada di Indonesia. Kawasan hutan yang luas ini mesti untuk diawasi dan dikontrol, maka inderaja kehutanan merupakan keliru satu solusinya.

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) kehutanan layaknya FWI (Forest Watch Indonesia) lebih-lebih pas ini sangat intens dalam mengontrol tutupan lahan hutan di Indonesia dengan mengfungsikan teknologi inderaja kehutanan.

Secara lengkap tersebut peran inderaja dalam bidang kehutanan:

Menghitung besarnya luasan tutupan lahan hutan
Menghitung besarnya laju deforestasi maupun reforestasi
Menghitung potensi suatu kawasan hutan produksi
Menghitung besarnya karbon stok yang ada di hutan
Menganalisis jenis tutupan lahan

6.2 Geodesi
Bidang geodesi sangat membutuhkan penginderaan jauh untuk melaksanakan beragam macam survey. Biasanya dalam bidang geodesi teknologi inderaja dipadukan dengan proses Info geografis supaya mendapat Info yang bermanfaat.

Berikut adalah peran inderaja dalam bidang geodesi:

Analisis citra digital untuk beragam keperluan penghitungan bumi
Pembuatan information kontur suatu wilayah
Perencanaan pembuatan bangunan
Fotogrametri

6.3 Hidrologi
Hidrologi sangat membutuhkan teknologi penginderaan jauh. Bencana alam hidrometeorologis membutuhkan analisis spasial yang melibatkan teknologi ini.

Aplikasi pemodelan hidrologi dalam skala DAS, SWAT pun secara tidak langsung membutuhkan teknologi inderaja untuk mengakibatkan klasifikasi tutupan pemanfaatan lahan.

6.4 Perencanaan Wilayah
Bidang rencana wilayah membutuhkan inderaja untuk paham Info awal berkenaan wilayah yang dapat direncanakan. Dalam bidang ini kebanyakan analisis pada tutupan lahan sangat mutlak untuk memilih rencana apa saja yang sesuai untuk suatu wilayah.

6.5 Meteorologi dan Klimatologi

Selain permukaan bumi, objek dari penginderaan jauh pun sanggup berupa benda-benda yang ada di atmosfer. Berikut adalah pemanfaatan inderaja untuk bidang meteorologi dan klimatologi.

Prakiraan cuaca
Peringatan dini bahaya bencana alam
Analisis iklim di suatu wilayah
Analisis ketersebaran awan di suatu wilayah

Itulah beragam perihal berkenaan penginderaan jauh yang sangat mutlak untuk dipelajari. Teknologi ini sangat berguna bagi bidang-bidang spesifik dan Info yang didapatkan sangat berguna bagi masyarakat luas.

Silakan tulis beragam petunjuk dan pertanyaan mengenai artikel ini di kolom komentar, kami dapat langsung menanggapi komentar anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *