Berita Geografi Terbaru Hari Ini

Pengertian Dan Makna Geografi Secara Umum

Pusat Survei Geologi Indonesia 2020

1. Gunung Api

Gunung Api Sinabung( Sumatera Utara)

Tingkatan kegiatan diturunkan jadi Tingkat III( Siap sedia) semenjak bertepatan pada 20 Mei 2019 jam 10: 00 Wib. Gunung api Sinabung( 2460 meter dpl) hadapi erupsi semenjak tahun 2013. Dentuman terakhir terjalin pada bertepatan pada 5 September 2020 menciptakan besar kolom erupsi bercorak membodohi setinggi 800 m di atas pucuk.

Gunung api nampak nyata sampai tertutup Awan. Teramati asap kawah penting bercorak putih serta membodohi dengan keseriusan lagi sampai tebal besar dekat 50- 1000 m dari pucuk. Cuaca terang sampai hujan, angin lemas sampai lagi ke arah timur, tenggara, selatan serta barat. Temperatur hawa dekat 17- 27°C.

Lewat rekaman seismograf pada 23 Oktober 2020 terdaftar:

– 46 kali guncangan Guguran

– 2 kali guncangan Hembusan

– 6 kali guncangan Low Frequency

– 19 kali guncangan Hybrid atau Tahap Banyak

– 1 kali guncangan Tektonik Lokal

– 2 kali guncangan Tektonik Jauh

Saran:

1. Warga serta wisatawan atau turis supaya tidak melaksanakan kegiatan pada desa- desa yang telah direlokasi, dan posisi di dalam radius radial 3 kilometer dari pucuk Gram. Sinabung, dan radius sektoral 5 kilometer buat zona selatan- timur, serta 4 kilometer buat zona timur- utara.

2. Bila terjalin hujan abu, warga dihimbau mengenakan masker apabila pergi rumah buat kurangi akibat kesehatan dari abu vulkanik. Mengamankan alat air bersih dan mensterilkan asbes rumah dari abu vulkanik yang rimbun supaya tidak tumbang.

3. Warga yang terletak serta tinggal di dekat sungai- sungai yang berkepala di Gram. Sinabung supaya senantiasa cermas kepada ancaman lava.

VONA:

VONA terakhir terkirim isyarat corak ORANGE, keluar pada bertepatan pada 05 September 2020, jam 05: 34: 00 Wib. Abu vulkanik teramati dengan ketinggian 3260

meter di atas dataran laut ataupun dekat 800 meter di atas pucuk.

Gunung Api Karangetang( Sulawesi Utara)

Tingkatan kegiatan Tingkat III( Siap sedia). Gunung api Karangetang( 1784 meter dpl) kembali merambah rentang waktu erupsi semenjak 25 November 2018. Dentuman terakhir terjalin pada bertepatan pada 29 November 2019 menciptakan besar kolom erupsi 100 m di atas pucuk.

Gunung api nampak nyata sampai tertutup Awan. Teramati asap kawah penting bercorak putih dengan keseriusan pipih sampai lagi besar dekat 25- 100 m dari pucuk. Cuaca mendung, angin lemas ke arah timur, barat energi serta barat. Temperatur hawa dekat 27- 32°C.

Lewat rekaman seismograf pada 23 Oktober 2020 terdaftar:

– 1 kali guncangan Guguran

– 12 kali guncangan Hembusan

– 8 kali guncangan Hybrid atau Tahap Banyak

– 3 kali guncangan Vulkanik Dangkal

– 1 kali guncangan Tektonik Lokal

– 10 kali guncangan Tektonik Jauh

– Tremor Menembus, amplitudo 0. 25- 5 milimeter( berkuasa 1 milimeter)

Saran:

( 1) Warga serta wisatawan atau turis supaya tidak mendekati, tidak melaksanakan pendakian serta tidak beraktifitas di dalam alam prediksi ancaman ialah radius 2. 5 kilometer dari pucuk Kawah 2( Kawah Utara) serta Kawah Penting( selatan) dan zona ekspansi sektoral dari Kawah 2 ke arah Barat Laut- Utara sepanjang 4 kilometer. Serta dari kawah penting sepanjang 3 kilometer ke arah barat.

( 2) Warga di dekat Gram. Karangetang direkomendasikan supaya mempersiapkan masker penutup hidung serta mulut, buat mengestimasi kemampuan ancaman kendala saluran respirasi bila terjalin hujan abu.

( 3) Warga yang bermukim di dekat bantaran sungai- sungai yang berkepala dari pucuk Gram. Karangetang supaya tingkatkan kesiapsiagaan dari kemampuan bahaya lava hujan serta banjir bandang yang bisa mengalir sampai ke tepi laut.

VONA:

VONA terakhir terkirim isyarat corak ORANGE, keluar pada bertepatan pada 25 November 2018, jam 13: 32: 00 Waktu indonesia tengah(WITA). Abu vulkanik teramati dengan ketinggian 2284 meter di atas dataran laut ataupun dekat 500 meter di atas pucuk.

Gunung Api Raung( Jawa Timur)

Semenjak bertepatan pada 16 Juli 2020, jumlah Guncangan Hembusan yang terekam pada Gram. Raung hadapi kenaikkan, diiringi oleh kedatangan tipe guncangan vulkanik yang lain( Tremor serta Dentuman), serta diiringi terdapatnya pergantian pada besar kolom hembusan gas atau abu serta corak kolom hembusan. Hingga semenjak bertepatan pada 17 Juli 2020 tingkatan kegiatan Gram. Raung diangkat jadi Tingkat II( Cermas). Dentuman terakhir terjalin pada bertepatan pada 11 Agustus 2020 dengan besar kolom erupsi tidak teramati.

Gunung api nampak nyata sampai tertutup Awan. Asap kawah tidak teramati. Cuaca terang sampai berawan, angin lemas ke arah selatan. Temperatur hawa dekat 20- 30°C.

Lewat rekaman seismograf pada 23 Oktober 2020 terdaftar:

– 6 kali guncangan Tektonik Jauh

Saran:

Warga atau wisatawan atau turis supaya tidak melaksanakan kegiatan dalam radius 2 Kilometer dari kawah pucuk.

VONA:

VONA terakhir terkirim isyarat corak ORANGE, keluar pada bertepatan pada 16 Juli 2020, jam 15: 49: 00 Wib. Abu vulkanik teramati dengan ketinggian 3532

meter di atas dataran laut ataupun dekat 200 meter di atas pucuk.

Gunung Api Semeru( Jawa Timur)

Tingkatan kegiatan Tingkat II( Cermas). Gram. Semeru( 3. 676 meter dpl) hadapi erupsi tidak menembus. Erupsi ekplosif serta efusif, menciptakan gerakan lahar ke arah lereng selatan serta tenggara, dan lemparan batuan pijar di dekat kawah pucuk. Dentuman terakhir terjalin pada bertepatan pada 20 Oktober 2020 dengan besar kolom erupsi tidak teramati. Corak kolom abu teramati

Gunung api nampak nyata sampai tertutup Awan. Asap kawah tidak teramati. Cuaca terang sampai berawan, angin lemas ke arah utara, timur laut, selatan serta barat energi. Temperatur hawa dekat 24- 31°C.

Lewat rekaman seismograf pada 23 Oktober 2020 terdaftar:

– 32 kali guncangan Dentuman atau Erupsi

– 13 kali guncangan Hembusan

– 3 kali guncangan Harmonik

– 4 kali guncangan Tektonik Jauh

Saran:

1. Warga tidak melaksanakan kegiatan di dalam radius 1 kilometer serta area sepanjang 4 kilometer di zona lereng selatan- tenggara kawah aktif yang ialah area bukaan kawah aktif Gram. Semeru( Jongring Seloko) bagaikan ceruk luncuran awan panas.

2. Mewaspadai gugurnya kubah lahar di Kawah Jongring Seloko.

VONA:

VONA terakhir terkirim isyarat corak ORANGE, keluar pada bertepatan pada 17 Oktober 2020, jam 06: 06: 00 Wib. Abu vulkanik teramati dengan ketinggian 3876

meter di atas dataran laut ataupun dekat 200 meter di atas pucuk.

Gunung Api Anak Krakatau( Lampung)

Tingkatan kegiatan Tingkat II( Cermas), semenjak 25 Maret 2019. Gram. Anak Krakatau( 157 meter dpl) hadapi kenaikan kegiatan vulkanik semenjak 18 Juni 2018 serta diiringi susunan erupsi pada rentang waktu September 2018 sampai Februari 2019. Dentuman terakhir terjalin pada bertepatan pada 17 April 2020 dengan besar kolom erupsi tidak teramati.

Gunung api nampak nyata sampai tertutup Awan. Teramati asap kawah penting bercorak putih dengan keseriusan pipih besar dekat 25- 50 m dari pucuk. Cuaca terang sampai hujan, angin lemas sampai lagi ke arah timur laut. Temperatur hawa dekat 23- 28. 9°C. Kelembaban 45- 76%.

Lewat rekaman seismograf pada 23 Oktober 2020 terdaftar:

– 1 kali guncangan Hembusan

– 1 kali guncangan Low Frequency

– 1 kali guncangan Vulkanik Dalam

– Tremor Menembus, amplitudo 1- 29 milimeter( berkuasa 5 milimeter)

Saran:

Warga atau turis tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 2 kilometer dari kawah

VONA:

VONA terakhir terkirim isyarat corak ORANGE, keluar pada bertepatan pada 17 April 2020, jam 17: 51: 00 Wib. Erupsi tidak teramati.

Gunung Api Merapi( Wilayah Eksklusif Yogyakarta serta Jawa Tengah)

Tingkatan kegiatan Tingkat II( Cermas). Gunungapi Merapi( 2. 968 meter dpl) hadapi erupsi tidak menembus. Dentuman terakhir terjalin pada bertepatan pada 21 Juni 2020 dengan besar kolom erupsi 6. 000 m di atas pucuk. Dentuman terakhir terjalin pada bertepatan pada 21 Juni 2020 menciptakan besar kolom erupsi 6000 meter. Corak kolom abu teramati Membodohi.

Gunung api nampak nyata sampai tertutup Awan. Teramati asap kawah penting bercorak putih dengan keseriusan tebal besar dekat 250 m dari pucuk. Cuaca mendung sampai hujan, angin lemas sampai lagi ke arah barat energi serta barat. Temperatur hawa dekat 14- 26°C. Kelembaban 70- 95%. Titik berat hawa 568- 689 mmHg.

Lewat rekaman seismograf pada 23 Oktober 2020 terdaftar:

– 49 kali guncangan Guguran

– 65 kali guncangan Hembusan

– 22 kali guncangan Low Frequency

– 75 kali guncangan Hybrid atau Tahap Banyak

– 4 kali guncangan Vulkanik Dangkal

Saran:

1. Kemampuan bahaya ancaman dikala ini berbentuk luncuran awan panas dari runtuhnya kubah lahar serta jatuhan material vulkanik dari dentuman eksplosif.

2. Zona dalam radius 3 kilometer dari pucuk Gram. Merapi supaya tidak terdapat kegiatan orang.

3. Warga supaya mengestimasi ancaman abu vulkanik dari peristiwa awanpanas ataupun dentuman eksplosif.

4. Warga supaya mewaspadai ancaman lava paling utama dikala terjalin hujan di dekat pucuk Gram. Merapi.

5. Data kegiatan Gram. Merapi bisa diakses lewat radio komunikasi pada gelombang 165. 075 Mhz, lewat telepon( 0274) 514180 atau 514192, web www. merapi. bgl. esdm. go. id, serta alat sosial BPPTKG( facebook: infobpptkg, twiter:@bpptkg).

VONA:

VONA terakhir terkirim isyarat corak YELLOW, keluar pada bertepatan pada 21 Juni 2020, jam 16: 16: 00 Wib. Erupsi tidak teramati.

Gunung Api Dukono( Maluku Utara)

Tingkatan kegiatan Tingkat II( Cermas). Gram. Dukono( 1. 229 meter dpl) hadapi erupsi menembus. Dentuman terakhir terjalin pada bertepatan pada 11 Oktober 2020 menciptakan besar kolom erupsi 500 meter. Corak kolom abu teramati Putih sampai Membodohi.

Gunung api tertutup Awan sampai tertutup Awan 0- III. Asap kawah tidak teramati. Cuaca mendung sampai hujan, angin lemas sampai lagi ke arah barat energi serta barat. Temperatur hawa dekat 26- 32°C. Kelembaban 82- 83%.

Lewat rekaman seismograf pada 23 Oktober 2020 terdaftar:

– 1 kali guncangan Dentuman atau Erupsi

– 1 kali guncangan Tektonik Jauh

– Tremor Menembus, amplitudo 0. 5- 6 milimeter( berkuasa 2 milimeter)

Saran:

( 1) Warga di dekat Gram. Dukono serta wisatawan atau turis supaya tidak beraktifitas, menaiki, serta mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 2 kilometer.

( 2) Mengenang dentuman dengan abu vulkanik dengan cara periodik terjalin serta edaran abu menjajaki arah serta kecekatan angin, alhasil zona landaan abunya tidak senantiasa, hingga dianjurkan supaya warga di dekat Gram. Dukono buat senantiasa sediakan masker atau penutup hidung serta mulut buat dipakai pada dikala diperlukan buat menjauhi bahaya ancaman abu vulkanik pada sistem pernafasan.

VONA:

VONA terakhir terkirim isyarat corak ORANGE, keluar pada bertepatan pada 16 Oktober 2020, jam 11: 38: 00 Waktu indonesia timur(WIT). Abu vulkanik teramati dengan ketinggian 1729

meter di atas dataran laut ataupun dekat 500 meter di atas pucuk.

Gunung Api Bunda( Maluku Utara)

Tingkatan kegiatan Tingkat II( Cermas). Gram. Bunda( 1. 340 meter dpl) hadapi erupsi dengan cara menembus semenjak tahun 2008. Dentuman menciptakan material batuan berdimensi abu sampai bongkah yang terhimpun di dalam kawah. Dentuman terakhir terjalin pada bertepatan pada 28 September 2020 menciptakan besar kolom erupsi

600 meter. Corak kolom abu teramati Putih sampai Membodohi.

Gunung api nampak nyata sampai tertutup Awan. Teramati asap kawah penting bercorak putih serta membodohi dengan keseriusan pipih sampai lagi besar dekat 200- 800 m dari pucuk. Cuaca terang sampai berawan, angin lemas sampai lagi ke arah utara serta timur.

Lewat rekaman seismograf pada 23 Oktober 2020 terdaftar:

– 68 kali guncangan Dentuman atau Erupsi

– 12 kali guncangan Guguran

– 41 kali guncangan Hembusan

– 22 kali guncangan Harmonik

Saran:

Warga di dekat Gram. Bunda serta wisatawan atau turis supaya tidak beraktifitas di dalam radius 2, 0 kilometer serta ekspansi sektoral berjarak 3, 5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gram. Bunda.

Bila terjalin hujan abu, warga yang beraktifitas diluar rumah dianjurkan buat memakai penjaga hidung, mulut( masker) serta mata( kacamata).

VONA:

VONA terakhir terkirim isyarat corak ORANGE, keluar pada bertepatan pada 28 September 2020, jam 07: 09: 00 Waktu indonesia timur(WIT). Abu vulkanik teramati dengan ketinggian 1925 meter di atas dataran laut ataupun dekat 600 meter di atas pucuk.

Gunung Api Gamalama( Maluku Utara)

Tingkatan kegiatan Tingkat II( Cermas). Gunungapi Gamalama hadapi erupsi minor pada bertepatan pada 4 Oktober 2018, yang ialah erupsi terakhir menciptakan besar kolom erupsi 250 m di atas pucuk. Corak kolom abu teramati putih sampai membodohi. Dentuman terakhir terjalin pada bertepatan pada 04 Oktober 2018 menciptakan besar kolom erupsi 250 meter. Corak kolom abu teramati Putih sampai Membodohi.

Gunung api nampak nyata sampai tertutup Awan. Asap kawah tidak teramati. Cuaca terang sampai mendung, angin lemas sampai lagi ke arah utara. Temperatur hawa dekat 25- 40°C. Kelembaban 83- 90%.

Lewat rekaman seismograf pada 23 Oktober 2020 terdaftar:

– 1 kali guncangan Vulkanik Dalam

– 1 kali guncangan Tektonik Lokal

– 8 kali guncangan Tektonik Jauh

Saran:

( 1) Warga di dekat Gram. Gamalama serta wisatawan atau turis supaya tidak beraktifitas di dalam radius 1. 5 kilometer dari kawah pucuk Gram. Gamalama

( 2) Pada masa hujan, warga yang bermukim di dekat gerakan bengawan yang berkepala di Gram. Gamalama supaya mewaspadai kemampuan bahaya ancaman inferior berbentuk gerakan lava.

VONA:

VONA terakhir terkirim isyarat corak YELLOW, keluar pada bertepatan pada 10 Oktober 2018, jam 19: 26: 00 Waktu indonesia timur(WIT). Abu vulkanik teramati dengan ketinggian 1725 meter di atas dataran laut ataupun dekat 10 meter di atas pucuk.

Gunung Api Kerinci( Jambi, Sumatera Barat)

Tingkatan kegiatan Tingkat II( Cermas). Gram. Kerinci( 3. 805 meter dpl) hadapi erupsi tidak menembus. Dentuman terakhir terjalin pada bertepatan pada 30 Maret 2019 menciptakan besar kolom erupsi 600 m di atas pucuk. Corak kolom abu teramati membodohi. Dentuman terakhir terjalin pada bertepatan pada 30 Maret 2019 menciptakan besar kolom erupsi 600 meter. Corak kolom abu teramati Membodohi.

Gunung api nampak nyata sampai tertutup Awan. Teramati asap kawah penting bercorak putih dengan keseriusan pipih sampai tebal besar dekat 100- 150 m dari pucuk. Cuaca terang sampai berawan, angin lemas sampai lagi ke arah timur laut. Temperatur hawa dekat 21- 23°C. Kelembaban 68- 71%.

Lewat rekaman seismograf pada 23 Oktober 2020 terdaftar:

– 67 kali guncangan Hembusan

Saran:

1. Warga disekitar gunungapi kerinci serta wisatawan atau turis tidak diperbolehkan menaiki kawah yang terdapat dipuncak gunungapi kerinci didalam radius 3 kilometer dari kawah aktif( warga dilarang berkegiatan didalam radius ancaman atau KRB III).

2. Hendaknya rute penerbangan disekitar gunungapi kerinci dijauhi sebab kadang- kadang sedang mempunyai kemampuan dentuman abu dengan ketinggian yang bisa mengusik rute penerbangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *