Berita Geografi Terbaru Hari Ini

Pengertian Dan Makna Geografi Secara Umum

Sejarah Planet Merkurius Dan Pengertiannya

Merkurius merupakan planet terdekat dengan matahari. Namun, orbit Merkurius bukanlah lingkaran yang sempurna. Merkurius adalah planet tercepat di di dalam sistem tata surya, melaju dengan kecepatan sekitar 29 mil per detik dan menyelesaikan tiap-tiap orbit melingkari matahari hanya di dalam 88 hari Bumi. Merkurius termasuk merupakan planet terkecil di tata surya, berukuran hanya 3,032 mil di khatulistiwa. Itu membuatnya hanya sedikit lebih besar berasal dari bulan Bumi adalah yang paling susah dimengerti berasal dari lima planet yang sanggup muncul dengan mata telanjang.

Sejarah Planet Merkurius Dan Pengertiannya

Hal ini karena posisinya di tata surya, taruhan bola Merkurius lewat antara susunan Bumi dan matahari 13 kali tiap-tiap abad di dalam suatu momen yang dikenal sebagai transit. Selama transit Merkurius, pengamat di Bumi sanggup lihat planet ini di dalam siluet karena tampaknya menyapu cakram matahari. Untuk jelas pemahaman kita perihal planet Merkurius, artikel ini bakal mengkaji perihal pengertian, sejarah, karakteristik, dan tanda-tanda planet Merkurius.

Planet Merkurius

Merkurius setidaknya sudah diketahui oleh bangsa Sumeria, sekitar 5.000 tahun yang lalu. Di Yunani Klasik, planet ini disebut Apollo kala muncul sebagai bintang fajar sebelum saat matahari terbit.

Planet kecil ini berputar perlahan dibandingkan dengan permukaan Bumi, jadi satu hari bakal terjadi lebih lama. Merkurius memerlukan 59 hari Bumi untuk melaksanakan satu putaran penuh. Setahun di Merkurius terjadi dengan cepat, karena letaknya planet terdekat dengan pengertian matahari.

Planet ini menyelesaikan satu revolusi melingkari matahari hanya di dalam 88 hari Bumi. Karena Merkurius punya putaran yang lambat dan tahun yang pendek, dibutuhkan saat yang lama bagi matahari untuk terbit dan terbenam di sana. Karena terbit atau terbenamnya senantiasa di dalam saat sekitar dua jam berasal dari Matahari, tidak pernah sanggup dicermati kala langit gelap gulita. Merkuri ditunjuk oleh lambang ☿.

Pengertian Planet Merkurius

Merkuri adalah planet terkecil di anggota tata surya kita. Ukurannya sedikit lebih besar dibandingkan satelit (bulan) Bumi. Ini adalah planet terdekat dengan matahari, tetapi memang bukan yang terpanas, karena Venus lebih panas.

Merkurius adalah salah satu planet berbatu (selain Venus, Bumi, dan Mars). Planet ini punya permukaan padat yang ditutupi dengan kawah. Lapisan atmosfernya tipis, dan tidak punya satelit.

Pengertian Planet Merkurius Menurut Para Ahli
Adapun definisi planet Merkurus menurut para ahli, antara lain:

Space

Merkurius adalah planet terdekat dengan matahari. Dengan demikian, ia melingkari matahari lebih cepat berasal dari semua planet lain, itulah sebabnya orang-orang Romawi menamakannya menurut dewa utusan mereka yang paling cepat.

Bangsa Sumeria sudah mengenal Merkurius sejak setidaknya 5.000 tahun yang lalu. Itu kerap dikaitkan dengan Nabu, dewa tulisan. Merkurius termasuk diberi nama terpisah untuk penampilannya sebagai bintang pagi dan bintang malam. Namun, para astronom Yunani jelas bahwa ke dua nama itu merujuk terhadap tubuh yang sama, dan Heraclitus, sekitar 500 SM, dengan pas mengira bahwa Merkurius dan Venus mengorbit matahari, bukan terhadap pengertian Bumi.

Universe Today

Merkurius adalah planet yang terdekat dengan Matahari, yang terkecil berasal dari delapan planet lain, dan salah satu planet paling ekstrem di Tata Surya kita. Planet ini adalah salah satu berasal dari segelintir yang sanggup dicermati tanpa bantuan teleskop. Karena itu, ia sudah memainkan peran aktif di dalam sistem mitologis dan astrologi berasal dari banyak budaya.

Terlepas berasal dari itu, Merkurius adalah salah satu planet yang paling sedikit dimengerti di Tata Surya kita. Sama seperti Venus, orbitnya antara Bumi dan Matahari, berarti bahwa ia sanggup dicermati terhadap pagi dan sore hari (tetapi tidak pernah di tengah malam). Dan seperti palnet Venus dan Bulan, ia termasuk lewat fase; sebuah karakteristik yang mulanya membingungkan para astronom, tetapi selanjutnya mendukung mereka untuk jelas sifat memang berasal dari Tata Surya.

Sejarah Merkurius

Merkurius diberi nama sesuai dengan utusan para Dewa Romawi. Merkurius muncul dengan mata telanjang dan sudah dikenal sejak Zaman Kuno. Pada awal abad ke-17 Galileo mengamati Merkurius melalui teleskopnya. Pada 1631 Pierre Gassendi jadi orang pertama yang mengamati transit Merkurius melintasi Matahari. Kemudian terhadap tahun 1639 seorang pria bernama Giovanni Zupi membuktikan bahwa Merkurius punya fase seperti Bulan dan Venus.

Pada akhir abad ke-19, astronom Italia Giovanni Schiaparelli menyampaikan bahwa ‘satu hari’ di Merkurius terjadi sepanjang 88 hari terhadap saat yang serupa yang dibutuhkan untuk mengorbit Matahari. Itu berarti satu sisi Merkurius senantiasa menghadap Matahari dan satu sisi senantiasa menghadap ke luar angkasa. Namun dia salah. Pada tahun 1934 seorang astronom Yunani bernama Eugenios Antoniadi menerbitkan peta Merkurius.

Kemudian terhadap tahun 1962, ilmuwan Rusia memantulkan sinyal radar berasal dari Merkurius. Ilmuwan Amerika mengikutinya terhadap tahun 1965 dan mereka membuktikan bahwa ‘hari’ di Merkurius hanya 59 hari, tidak cukup berasal dari 88 hari sehingga inspirasi bahwa satu pihak senantiasa menghadapi Matahari tidak benar.

Pada bulan Maret 1974, pesawat penyelidik Amerika Mariner 10 terbang lewat Merkurius. Pada 2011 penyelidikan Messenger capai Merkurius. Ia pergi ke orbit di sekitar planet ini dan memetakan permukaannya. Pada 2015 penyelidikan Messenger menabrak permukaan Merkurius. Badan Antariksa Eropa memiliki rencana meluncurkan penyelidikan yang disebut Bepi Colombo terhadap 2016. Ini bakal capai Merkurius terhadap 2024.

Planet Merkurius sudah muncul di dalam banyak cerita fiksi ilmiah. Merkurius muncul di dalam kisah Runaround oleh Isaac Asimov (1942) dan Out of the Sun oleh Arthur C Clarke (1958). Itu termasuk muncul di dalam Mission to Mercury oleh Hugh Walters (1965).

Karakteristik Merkurius

Adapun karakteristik yang tersedia di dalam planet ini, antara lain adalah sebagai berikut;

Karakteristik fisik Merkurius

Letak planet yang terlalu dekat dengan matahari, mengakibatkan suhu permukaan Merkurius sanggup capai 450 derajat Fahrenheit (450 derajat Celsius) yang terlalu panas. Namun, karena planet ini tidak punya atmosfer untuk menyerap panas, terhadap malam hari suhu sanggup turun sampai minus 275 F (minus 170 C), perubahan suhu yang lebih berasal dari 1.100 derajat F (600 derajat C), merupakan yang terekstrim di tata surya.

Sekitar 4 miliar tahun yang lalu, sebuah asteroid dengan luas sekitar 60 mil (100 kilometer) menghantam Merkurius dengan pengaruh yang setara dengan 1 triliun bom 1-megaton, menciptakan kawah besar dengan lebar sekitar 960 mil (1.550 km). Dikenal sebagai Caloris Basin (Cekungan Caloris), kawah ini sanggup menampung semua negara anggota Texas.

Seolah-olah Merkurius tidak cukup kecil, tidak hanya menyusut terhadap jaman lantas tetapi terus menyusut sampai kini. Planet mungil ini terdiri berasal dari satu lempeng benua di atas inti besi yang mendingin. Saat inti mendingin, ia membeku, mengurangi volume planet dan menyebabkannya penyusutan.

Sebuah belajar tahun 2016 perihal tebing di permukaan Merkurius membuktikan planet ini kemungkinan masih bergemuruh karena ada pengertian gempa bumi, atau “Gempa Bumi Merkurius.” Ini sanggup berarti bahwa Bumi bukan hanya satu planet yang aktif secara tektonik.

Selain itu, di jaman lalu, permukaan Merkurius konsisten dibentuk lagi oleh kesibukan vulkanik. Namun, penelitian lain terhadap tahun 2016 membuktikan letusan gunung berapi Merkurius kemungkinan berakhir sekitar 3,5 miliar tahun yang lalu.

Merkurius adalah planet terpadat ke dua sesudah Bumi, dengan inti logam besar dengan lebar sekitar 2.200 sampai 2.400 mil (3.600 sampai 3.800 km), atau sekitar 75 prosen berasal dari diameter Bumi. Sebagai perbandingan, kulit terluar Merkurius hanya setebal 300 sampai 400 mil (500 sampai 600 km).

Sebuah penemuan yang serupa sekali tidak terduga yang dijalankan oleh Mariner 10 adalah bahwa Merkurius punya medan magnet. Planet secara teoritis menghasilkan medan magnet hanya kecuali mereka berputar dengan cepat dan punya inti cair. Tetapi Merkurius memerlukan 59 hari untuk berputar dan ukurannya terlalu kecil (hanya sekitar sepertiga ukuran Bumi), sehingga intinya seharusnya sudah mendingin sejak lama.

Interior yang tidak biasa sanggup mendukung menyebutkan perbedaan medan magnet Merkurius kecuali dibandingkan dengan Bumi. Pengamatan berasal dari MESSENGER mengungkap bahwa medan magnet planet itu sekitar tiga kali lebih kuat di belahan bumi utara daripada di anggota selatannya. Russell ikut menulis type yang membuktikan bahwa inti besi Merkurius kemungkinan berubah berasal dari cair jadi padat terhadap batas luar inti daripada anggota dalam.

Meskipun medan magnet Merkurius hanya 1 prosen berasal dari kemampuan Bumi, ia terlalu aktif. Medan magnet di dalam angin matahari (partikel bermuatan yang mengalir berasal dari matahari) secara berkala menyentuh medan Merkurius, menciptakan tornado magnetik yang kuat yang menyalurkan plasma panas yang cepat berasal dari angin matahari ke permukaan planet.

Satu belajar tahun 2016 merekomendasikan bahwa fitur permukaan Merkurius secara lazim sanggup dibagi jadi dua kelompok-satu terdiri berasal dari bahan yang lebih tua yang meleleh terhadap tekanan yang lebih tinggi terhadap batas inti-mantel, dan yang lainnya berasal dari bahan yang lebih baru yang terbentuk lebih dekat dengan permukaan Merkurius. Studi lain 2016 mendapatkan bahwa rona gelap permukaan Merkurius adalah karena karbon. yang kemungkinan berasal sisa berasal dari kerak primordial planet ini.

Karakteristik orbit Merkurius

Merkurius melingkari matahari tiap-tiap 88 hari Bumi, melaksanakan perjalanan melalui area angkasa di hampir 112.000 mph (180.000 km / jam), lebih cepat daripada planet lain mana pun. Orbit berwujud oval terlalu elips, mengakibatkan Merkurius berjarak sejauh 29 juta mil (47 juta km) dan sejauh 43 juta mil (70 juta km) berasal dari matahari. Jika seseorang sanggup berdiri di atas Merkurius kala terdekat dengan matahari, ia bakal muncul tiga kali lebih cepat kecuali dicermati berasal dari Bumi.

Anehnya, karena orbit Merkurius yang terlalu elips dan 59 hari Bumi yang dibutuhkan untuk memutar terhadap porosnya, kala di permukaan planet yang panas, matahari terlihat naik sebentar, terbenam, dan naik lagi sebelum saat bergerak ke barat melintasi langit. Saat matahari terbenam, matahari terlihat terbenam, bangkit lagi sebentar, dan lantas terbenam lagi.

Ciri Merkurius
Ciri planet Merkurius diantaranya adalah sebagai berikut:

Berwarna Abu-abu

Posisi planet Merkurius yang dekat dengan matahari merepotkan manusia untuk meraih gambar planet ini. Satu-satunya langkah yang sanggup dijalankan adalah dengan memakai wahana pesawat area angkasa. Berdasarkan foto yang disita oleh NASA, muncul bahwa warna planet ini berwarna abu-abu dan serupa seperti bulan.

Planet Terdekat dengan Matahari
Merkurius merupakan planet yang letaknya paling dekat dengan Matahari. Jaraknya dengan Matahari hanya sebesar 57 km atau 3 kali lebih dekat dibanding jarak Bumi dengan Matahari.

Planet Terkecil di Tata Surya
Selain dikenal sebagai planet terdekat dengan Matahari, Merkurius termasuk dikenal sebagai planet terkecil di dalam tata surya. Apabila dibandingkan dengn bulan hanya tidak sama 0,7 persen. Sehingga sanggup diaktakan planet ini ukurannya hampir serupa seperti di dalam pengertian Bulan.

Apabila dibandingkan dengan ukuran Bumi, maka besar planet Merkurius 2,7 kali lebih kecil berasal dari Bumi. Ukurannya yang kecil selanjutnya mengakibatkan gravitasinya pun hanya sepertiga kali graviatsi planet Bumi.

Diameter, Volume, dan Massa Planet Merkurius
Adapun penjelasan perihal diameter, volume, dan jaman di dalam ciri planet merkurius ini antara lain adalah sebagai berikut;

Diameter umumnya Merkurius sebesar 4.880 km (jari-jari umumnya sebesar 2.440 km)
Volume Merkurius sebesar 6,083 x 1010 km3
Massa Merkurius sebesar 3,302 x 1023 kg
Massa type umumnya Merkurius sebesar 5,43 g/cm3
Kemiringan sumbu Merkurius sebesar 2,11º
Termasuk Planet Kebumian
Planet Merkurius termasuk di dalam kelompok planet kebumian. Planet kebumian adalah planet yang membawa permukaan padat dan terdiri berasal dari batuan silikat. Hal selanjutnya tidak sama dengan planet gas raksasa seperti Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus. Adapun termasuk planet kebumian atau terrestial yakni planet Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars.

Permukaannya Penuh Lembah dan Kawah
Apabila dicermati terhadap gambar bakal terlihat bahwa permukaan planet Merkurius punya banyak cekungan seperti halnya permukaan Bulan. Hal selanjutnya disebabkan oleh tidak ada susunan atmosfer yang memelihara planet ini berasal dari serangan meteor. Pada permukaan planet ini termasuk terkandung perbukitan yang memanjang sampai capai ratusan kilometer panjangnya.

Suhu Permukaan Planet Merkurius
Letaknya yang paling dekat dengan Matahari, mengakibatkan suhu permukaan planet ini jadi terlalu panas. Permukaan Merkurius yang terkena cahaya Matahari suhunya sanggup capai 430 ºC dengan temperatur umumnya sebesar 70 ºC.

Sedangkan anggota yang tidak terkena cahaya Matahari suhunya terlalu dingin, yakni sanggup capai -180 ºC dengan umumnya sebesar -70 ºC. Kondisi suhu yang begitu ekstrim tersebut, mengakibatkan tidak amat mungkin muncul sebuah kehidupan di planet Merkurius.

Periode Rotasi dan Revolusi Planet
Untuk jangka saat di dalam fakta rotasi dan rovolusinya, planet merkurius ini antara lain adalah sebagai berikut;

Periode rotasi Merkurius yakni 59 hari Bumi
Kecepatan rotasi Merkurius yakni 10,892 km/jam
Periode revolusi MerkuArius adalah 88 hari bumi
Tidak Memiliki Satelit

Planet Merkurius tidak punya satelit. Ada sebuh hipotesa yang menyebutkan bagaimana sebuah planet sanggup membawa satelit. Hipotesa selanjutnya menyebutkan bahwa satelit dihasilkan berasal dari sistem tabrakan antara planet dengan benda langit lainnya. Hasil berasal dari tubrukan itu bakal menghasilkan pecahan-pecahan yang seterusnya bakal berubah jadi satelit.

Berdasarkan hipotesa selanjutnya seharusnya Merkurius termasuk sanggup membawa satelit. Tapi hal selanjutnya tidak sanggup terjadi disebabkan karena letak planet yang dekat dengan Matahari. Akibatnya adalah besarnya penagruh tipe gravitasi Matahari terhadap planet itu, sehingga pecahan-pecahan selanjutnya bukan berubah jadi satelit, tetapi ditarik dan dilahap oleh Matahari.

Tidak Memiliki Atmosfer
Planet Merkurius adalah hanya satu planet di tata surya yang tidak membawa atmosfer. Hal selanjutnya karena besarnya penagruh tipe gravitasi Matahari. Apabila gravitasi Merkurius dibandingkan dengan garvitasi Matahari, maka sudah jelas bahwa gravitasi Merkurius muncul terlalu lemah. Lemahnya tipe tarik selanjutnya yang menyebakan Merkurius tidak sanggup memepertahankan susunan atmosfernya.

Nah, itulah tadi pembahasan secara lengkapnya perihal kajian perihal pengertian planet Merkurius menurut para ahli, sejarah, karakteristik, dan ciri-cirinya. Semoga melalui tulisan ini sanggup memberikan wawasan dan juga menaikkan pengetahuan para pembaca. Trimakasih,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *